Seuntai kata terungkap dari jiwa
Seluas senyum taburkan pesona
Aku alunkan nada tapi tak bersuara
Hanya lewat tulisan aku ukirkan kata-kata
Selembut tanganmu dengan kain sutra
Seelok matamu mendebarkan pesona
Engkau senyum bagaikan bidadari
Menghangatkan setiap suasanaku
Engkau pergi secepat kilat
Bagai angin menghembus daun
Bagai api membakar kertas
Engkau bunuh jiwa dan persaanku
Kasih.............
Dapatkah engkau kembali
Menghangatkan seluruh jiwa ini
Kasih............
Mungkinkah engkau kan datang
Menghapus semua kesunyian hati ini
Tuhan.............
Andai dapat aku memohon
Kembalikanlah dia untukku
Dan buatlah hari-hariku seperti alunan lagu
Tanpa sepi dan sunyi dalam diri ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar